BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Al-Qur’an sejak pertama kali diturunkannya kepada Nabi Muhammad SAW sampai sekarang ini mempunyai visi dan misi yang tetap. Hanya saja, semangat al-Qu’ran itu bisa saja berbeda, ketika ditangkap oleh obyek yang berbeda pula, sehingga pemahaman seseorang terhadap al-Qur’an pun dapat saja tepat atau kurang tepat.Hal ini terjadi karena respon seseorang terhadapal-Qur’an pada kurun waktu tertentu akan berbeda dengan respon seseorang yang hidup pada kurun waktu lainnya. Pemahaman seseorang terhadap suatu teks al-Qur’an sangat ditekankan pada faktor ekstern yakni pada penguasaan terhadap ilmu-ilmu baru yang relevan yang terkait dengan teks al-Qur’an yang dimaksud. Dr. Muhammad Husain al-Dzahabi dalam Tafsir al-Mufassirun menjelaskan setidaknya ada lima belas ilmu-ilmu bantu yang harus dikuasai oleh seseorang guna memahami teks al-Qur’an, salah satu di antaranya adalah ilm nasikh wa al-mansukh. [1] Sehingga fenomena na...
LAPORAN KULIAH KERJA LAPANGAN (KKL) SD HARAPAN MULIA DAN MI AL-HIDAYAH DI PULAU BALI Disusun oleh: KEYTRIN SURYA ITSAN NIM: 16030960 01 / PGMI 4A PENDIDIKAN GURU MADRASAH IBTIDAIYAH FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN UNIVERSITAS NEGERI WALISONGO SEMARANG 2018 KATA PENGANTAR Puji syukur kehadirat Allah SWT atas segala rahmat dan hidayah-Nya. Sehingga proses penulisan Laporan KKL (Kuliah Kerja Lapangan) ini dapat diselesaikan tepat pada waktunya. Kegiatan KKL ini dilaksanakan pada 22-26 April 2018 di Bali Laporan KKL ini dibuat untuk memenuhi salah satu persyaratan Ujian Skripsi diakhir perkuliahan Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang. Dalam penulisan laporan KKL ini penulis ingin mengucapkan terima kasih kepada beberapa pihak yang secara langsung dan tidak langsung membantu menyelesaikan...
ABSTRAK Ponorogo dikenal sebagai “ Bumi Reog ” dengan kesenian reognya; namun juga termasyhur dengan gelaran Grebeg Suro setiap tanggal 1 suro (Muharram) yang meliputi Kirab Pusaka, Festival Reog Nasional, larung risalah doa dan acara-acara lainnya. Sebagai kawasan lama, Ponorogo tentu saja memiliki kearifan lokal ( local genius ) tersendiri yang berakar dalam nilai-nilai keagamaan dan seni Reog. Penelitian ini ingin memfokuskan dan melihat Grebeg Suro di Ponorogo dari segi sejarah, pelaksanan, dan nilai-nilai yang terkandung dalam pelaksanaannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prosesi Grebeg Suro Ponorogo mengandung nilai-nilai simbolik religius dan budaya. Nilai-nilai religius berupa ungkapan rasa syukur dengan melakukan tirakatan (banyak berdzikir dan beramal soleh) dan kenduri (selamatan berbagi rezeki), serta menjalin silaturahmi antarwarga. Selain nuansa religi, nuansa budaya juga mewarnai pembukaan Grebeg, yaitu dengan diadakannya Tari Reog massal yang diad...
Komentar
Posting Komentar